Geografi

  1. Letak Wilayah Desa

Desa Wukirsari yang berada sekitar 5 Km arah barat Kecamatan Cangkringan dan 17 Km arah timur  ibukota Sleman memiliki aksesibilitas baik, mudah dijangkau dan terhubung dengan daerah-daerah lain di sekitarnya oleh jalur transportasi jalan raya. Wilayah Desa Wukirsari secara geografis berada di koordinat  07O38’01”LS – 07O40’20”LS dan 110O25’58”BT – 110O27’540”BT. Dilihat dari topografi, ketinggian wilayah Wukirsari berada pada 500 m ketinggian dari permukaan air laut dengan curah hujan rata-rata 2.225 mm/tahun, serta suhu rata-rata per tahun adalah 19-24° C. Desa Wukirsari dilalui Sungai Gendol di sebelah timur dan Sungai Kuning di sebelah barat.

2. Luas Wilayah

Luas wilayah   Desa Wukirsari adalah 1.456 Ha dan berada sekitar 5 Km arah barat Kecamatan Cangkringan dan 17 Km arah timur  ibukota Sleman memiliki aksesibilitas baik, mudah dijangkau dan terhubung dengan daerah-daerah lain di sekitarnya oleh jalur transportasi jalan raya.

3. Topografi,Geohidrologi, Klimatologi, dan Tata guna Tanah

Topografi

Keadaan tanah Desa Wukirsari dibagian utara relatif miring sedangkanwilayah bagian selatan relatif datar. Ketinggian Wilayah Desa Wukirsari berkisar antara 450 meter sampai dengan 600  meter diatas permukaan laut.

Ketinggian tanah dapat dibagi menjadi 3 kelompok yaitu ketinggian 450-499 meter, ketinggian 500-549 meter, ketinggian 550 -600 meter. Ketinggian 450-499 m dpl seluas 593,2 ha atau 40,74 %, ketinggian 450-499 m dpl seluas 618,6 ha atau 42,49 % dan ketinggian 550-600 m dpl seluas 244,2 ha atau 16,77 %.

Geohidrologi

Formasi geologi didominasi dari keberadaan gunung Merapi yang formasinya dibedakan menjadi endapan vulkanik, sedimen dan batuan terobosan yang mewakili lebih dar 90 % luas wilayah Wukirsari.

Di Desa Wukirsari terdapat sekitar 26 sumber mata air yang mengalir ke Sungai Asin Tepus, Sriwil, Opak, Bendo Dan Soko. Sedangkan air tanah yang mengalir dibawah permukaan berada dijalur mata air Sleman-Cangkringan yang pemanfaatanya digunakan untuk sumber air bersih dan irigasi.

Klimatologi

Kondisi iklim disebagian besar Desa Wukirsari termasuk tropis basah dengan curah hujan rata-rata 22 mm, Tahun 2014 hari hujan maksimum 23 hari dan minimum 1 hari, kecepatan angin maksimum 5,92 knots dan minimum 1,3 knots, kelembaban nisbi tertinggi 95,1 % dan terendah 49,2 %, sedangkan temperatur udara tertinggi 31 derajat celcius dan terendah 21 derajat celcius. Kondisi agroklimat tersebut menunjukkan bahwa iklim di wilayah Desa Wukirsari pada umumnya cocok untuk pengembangan sektor pertanian.

  1. Tata Guna LahanHampir setengah wilayah Desa Wukirsari merupakan tanah pertanian yang subur dengan dukungan irigasi tehnis sedangkan proporsi penggunaan lahan untuk tanah sawah seluas 952,440 ha.

    Wilayah Desa Wukirsari secara umum mempunyai ciri fisik penggunaan lahan berupa lahan pertanian, terutama padi, jagung, cabai, dan sayur-sayuran. Luasan lahan yang digunakan untuk pertanian padi adalah seluas 681 Ha, Jagung 6 Ha, Ketela pohon 5,1 Ha, Ketela Rambat 3.1 Ha, Cabai 4,2 Ha.

    Sektor pertanian berperan cukup besar dalam pembangunan daerah Desa Wukirsari, baik peran langsung terhadap, penyediaan lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, dan penciptaan ketahanan pangan, maupun peran tidak langsung melalui penciptaan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan dan hubungan sinergis dengan subsektor dan sektor lain.

 

  1. Sumber Hayati dan Non HayatiDesa Wukirsari mempunyai potensi  sumber daya alam non hayati yaitu air, lahan, udara dan bahan galian sedangkan sumber daya alam hayati yaitu hutan, flora, dan fauna.

    Sumber daya air di wilayah Desa Wukirsari terdiri dari air tanah yang termasuk mata air permukaan, Ditinjau dari geohidrologi dan meterologi daerah endapan vulkanik Merapi merupakan salah satu bagian dari cekungan air bawah tanah yang disebut cekungan Yogyakarta. Desa Wukirsari juga merupakan daerah tangkapan hujan ( catchment area ) yang akan meresap menjadi air bawah tanah. Sedangkan jumlah mata air sebanyak 26 buah dengan debit rata-rata pada musim hujan sebesar 1 l/dt sedangkan pada musim kemarau sebesar 0,3 /dt.

    Sungai-Sungai di desa Wukirsari yaitu Sungai Tepus, Asin, Sriwil, Opak, Bendo, Soko merupkan subsubsistem dari subsistem sungai Opak. Semua sungai tersebut merupakan sungai yang perenial yang disebabkan curah hujan  tinggi, sifat tanahnya permiable dan aktifernya tebal sehingga aliran dasar pada sungai-sungai tersebut cukup besar.

    Sumberdaya lahan di Desa Wukirsari meliputi lahan basah dan kering, Lahan basah berupa tanah sawah yang beririgasi tehnis, setengah tehnis, sederhana dan tadah hujan, Sedangkan lahan kering berupa pekarangan, tegal, hutan dan kolam.

    Cadangan atau potensi galian C cukup besar berupa Pasir, Batu, Kerakal dan lain sebaginya yang terdapat di Sungai Gendol, Sungai Opak, Sunagi kuning Cadangan Bahan Galian C ini jumlahnya tergantung pada suplai material dari Gunung Merapi.

    Sumber daya hutan di Desa Wukirsari termasuk klasifikasi hutan rakyat dengan luas 86 ha dengan jenis tanaman Sengon, Mahoni, Mindi, Jati dan Akasia. Sumber daya hutan ini selain sebagai fungsi penghijauan juga berfungsi sebagai pendukung pendapatan masyarakat.

One thought on “Geografi”

  1. Mohon dibuatkan info untuk prosedur untuk mengadakan kegiatan di desa wukirsari. karena saya lihat desa wukirsari punya potensi wisata yang bagus..terutama wisata alamnya…terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *